aku begitu bahagia..
semua tujuankuu..muwujud satu persatu…
aku begitu bahagia karena aku dapat menemuakan apa yang kucari..
aku tau arah tujuanku…
apa yang aku ingnkan kudapatkan dengan muadah…
dunia ini indah untuk disukuri..
menambah kerinduanku akan pulang..
istriku di surga aku akan segera pulang..
senyummu yang dulu tak akan pernah kulupakan..
walau kelahiran telah menghapus ingatan…
aku akan pulang menemuimu untukNya..
terima kasih ya Allah kau begitu baik padaku..
ku berjanji hanya kaulah yang aku sembah….
tempat dimana kepercayaan tak dapat kutemukan..
dimana keyakina satu2a jurus pamungkasku….
terimakasih
24 Juli 2008 pada 10:23 (Tak Berkategori)
untuk cintaku
13 Juli 2008 pada 11:03 (Tak Berkategori)
wahai kau yang mencintai aku..
terima kasih kuucapkan kepadamu..
kau telah membuatku berharga…
namun hatiku telah kuserahkan padaNya..
aku tak punya kekuasaan lagi atas milikku..
jika kau mengaharap apa dariku..
aku tak punya setitikpun..
aku hanya memiliki aku milikNya..
kau tanya siapa aku..
aku dengan apa yang aku rasa dan pikir yang ada dalam diriku
itulah aku…
jika kau mengharap apa dariku..
maka aku kan menyampaikannya padaNya..
semoga Ia berkenan..
belahan jiwa demikianlah aku..
jika kau bisa menerima..
kuterbangun
9 Juli 2008 pada 09:38 (Tak Berkategori)
kejadian semalam cukup membuatku untuk terbangun…
aku tak bisa lari dari takdirku..
itulah taqdirku…
aaku akan mewujudkan takdirku..
itu bukan sesuatu untuk diminta..
dan bukan seseuatu untuk dimiliki..
ditulah diriku yang sebenarnya..
akhirnya ku bisa menemukan wajahku yang sebenarnya..
itu bukan merupakan beban..
bukan jg kebanggaan…
namun takdir ….
dan a ku akan menerimana dengan ikhlas..
buah dari keimanan…
terima kasih ya Allah kau telah bangunkn aku dari tirur yang menghancurkan….
semuanya akn ada ditanganmu…
untuk tangan – tangan hambaMu yang memerlukan,…
terima kasih juga telah menjaganya ..
karena aku begitu lemah dan tak ada kuasa dan wewenang untuk menjaganya..
selalu jagalah ia….
terima kasih telah menyadarkan aku….
aku akan hidup manjadi diriku..
diriku yang agung…
diriku yang tak pernah menyesal dalam hidup..
hidup seorang yang tak pernah menyesal..
kehidupan seorang yang besar dan bahagia…..
terima kasih ya Allah telah bangunka aku…dari tidurku..
itulah diriku yang sebenarnya..
dan setiap hembusan nafasku aku akan menuju kesempurnaan diriku….
semua atas karuniaMu…..
terima kasih wahai zat yan maha agung….
itu mungkin sebuah kesalahn..
namun melalulinya kau sadarkan aku..
aku akan menjadi diriku yang agung…
diriku yagn kecil telah kuhapus dari diriku ini..
akulah diriku yang agung
kekuatan
8 Juli 2008 pada 09:40 (Tak Berkategori)
potensiku…
aku sungguh luar biasa..
aku diberkan sifat2 Allah yang maha Agung..
walaupun jauh dari sempurna..
namun begitu banyak sifatnya yang mewujud dalam diriku..
demikianlah aku ditakdirkan..
dia juga menganugrahkan sifat penciptaan,,,,,
melalui kekuatan pikiran dan persaan..
melalui dua kekuatan tersebut alam tebentuk menjadi
bentuk bentuk yang unik..’
bahkan kita bisa membentuk takdir kita..
namun tetap dia yang melegalkannya..
karena kekuataNya lebih besar…
apa salah ku menggunakannya??
tentu saja tidak ..karena itu merupakan bentuk usaha..
semua pengalaman yang aku alami..
semua benda di sekitar kita..
tak jauh adalah akibat buah dari pikiran dan perasaa
diriku sendiri..dan dirinya..
secara ilmiah aku mengirimkan getaran tertentu..
dan benda akan ikut bergetar jka frekuensinya sama..
jadi secara logika ap yang ada di sekitar kita adalah
sesuatu yang sama dengan frekuensi kita..
shingga bisa dibilang ..
benda di sekitar kita adalah apa yang kita pikir dan rasakan sebelumnya..
akhirnya bisa dibilang kita hidup dari akibat dan kita hidup dalan akibat..
dan kita besok adlah apa yang kita pikr dan rasa sekarang..
apa sinyal frekuensi yang kita kirm..
namun ingat tak 100%..
apapun yang terjadi besok dst pikiran dan perasan kia hanya sebagian dari
faktor terjadinya..
tatap yang besar adalah kekuasannNya..
yang sebut denan nama Allah…
mari berfikir dengan baik2 mudah 2an menjadi hidup lebih baik..
tetap semuanya harus ada pangkalnya yaitu iihlas..
a
batas
8 Juli 2008 pada 09:38 (Tak Berkategori)
jadi bagaiman akhirnya tentang aku, dengan pikiranku dan persaanku..
dengan keadanya alam yang sudah ada.. sebelum aku lahir..
dengan Allah yang telah ada dan tetap ada..
kesimpulannha adalah kita hanya mengelola alam..
bukan menciptakannya..
apa yang ada pada alam disediakan Allah untuk dikelola dengan baik..
itulah kewenangan yang dibrikan…
tentu saja kewenangan itu tetap dibatasi dengan kekuasannya..
dan kita tidak tahu dimana batas itu..
batas itu adalah ktika kita sudah mencapai batas…dan tak bisa lebih..
jadi mari kita gunakan kekuatan dahsyat yang Allah berikan pada kita..
tetap dalam wilayan kekuasannya..dan dengan penuh pasrah..
jadi mari kita cari batas itu dengan berbuat..
hilangkah batas yang ada …
jangan membuat batas sendiri..karena batas sudah ada ..
dan kit akan tau setelah mencapai batas tersebut…
dimanakh batas itu….
??
cari s
